TPN Ganjar-Mahfud Minta Diskualifikasi Kemenangan Prabowo

adilnews | 24 March 2024, 07:46 am | 93 views

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo – Mahfud MD
meminta Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mendiskualifikasi keikutsertaan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres-Cawapres) nomor urut 2 yakni Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dari Pemilu 2024 . Permintaan itu disampaikan oleh TPN Ganjar-Mahfud usai mengajukan materi gugatan sengketa hasil Pilpres 2024 kepada MK pada Sabtu kemarin (23/3/2024).

Menurut Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis persoalan diskualifikasi ini diajukan pihaknya lantaran keikutsertaan Prabowo-Gibran dinilai telah melanggar ketentuan hukum dan etika yang ada. “Itu sebetulnya sudah dikonfirmasi oleh MKMK (Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi) dan terakhir oleh DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu),” tandasnya di Gedung MK, 23 Maret 2024.

Selain itu, mereka memohon kepada MK untuk menyetujui pemungutan suara ulang di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Indonesia. “Kami meminta MK membatalkan putusan KPU yang sama-sama kita dengan beberapa hari yang lalu. Dan meminta KPU untuk melakukan pemilihan ulang, itu intinya yang kami lihat,” ujar Todung Lubis.

Sebagaimana diketahui, TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD resmi mendaftarkan gugatan terhadap hasil Pilpres 2024 di MK dengan nomor 02-03/AP3-PRES/Pan.MK/03/2024 dengan jumlah 151 halaman belum termasuk bukti.

Berdasar keterangan Todung Lubis, masih ada ada barang bukti yang belum diserahkan secara detil kepada MK. Pihaknya akan membeberkan bukti lengkap juga pada saat di persidangan.

“Menurut saya kita dalam satu moment yang sangat menentukan dalam bernegara dan berbangsa, kita akan membawa negara ini ke mana, demokrasi penting, supremasi penting dan kita tidak ingin itu diinjak-injak,” pungkas Todung Lubis. (Fadjar)

Berita Terkait