Pasca Penutupan TPA Piyungan, Pemprov Dorong Pengelolaan Sampah Mandiri

adilnews | 6 March 2024, 12:26 pm | 38 views

Akhirnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan resmi ditutup oleh Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta pada 5 Maret 2024. Tak difungsikannya TPA Piyungan ini menjadi momentum penting bagi Yogyakarta untuk beralih ke sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Penutupan ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembuatan pagar TPA dan penanaman vegetasi di zona pasif oleh Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono di TPA Piyungan.

Sejalan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2024 yang belum berlalu, Pemda DIY mencanangkan desentralisasi penuh pengelolaan sampah oleh Kabupaten/Kota di wilayah DIY. Beny mengatakan, ini menjadi tonggak perubahan dalam pengelolaan sampah dari sistem kumpul, angkut, buang menjadi kurangi dari sumber, pilah, dan olah.

“Ujung tombak penanganan sampah tidak lagi berada di TPA, namun di pemilahan dan pengolahan di sumber serta fasilitas pengolah sampah di masing-masing Kabupaten/Kota,” tandas Beny kepada wartawan.

Selanjutnya, pemerintah Kabupaten/Kota didorong untuk mengedukasi masyarakat tentang pengurangan, pemilahan, dan pengolahan sampah di tingkat sumber. Hal ini menjadi kunci utama keberhasilan desentralisasi.

Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul, sebagai penghasil sampah terbesar di DIY, telah menunjukkan komitmennya dalam mengelola sampah secara mandiri.

Sleman memiliki 34 TPS 3R, 4 di antaranya telah mendapat bantuan peningkatan operasional. Tahun ini, Sleman menargetkan pembangunan TPS di sisi timur dan barat dengan total kapasitas 138 ton per hari.

Sedangkan Kota Yogyakarta selama ini mengandalkan 666 bank sampah dan 4 TPS 3R untuk mengelola 300 ton sampah per hari. Sekda Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, optimistis bahwa pengelolaan sampah mandiri dapat terlaksana dengan baik.

Bantul juga memiliki 2 TPS 3R dengan kapasitas 40 ton yang akan beroperasi September nanti. Selain itu, TPS 3R di Desa Guwosari, Karangtengah, dan Bawuran juga akan dibangun. (Fadjar)

Berita Terkait