Caleg Terpilih Mundur, Pemilih Kecewa

adilnews | 15 March 2024, 04:21 am | 47 views

Dalam Minggu ini beredar petisi penolakan terhadap pengunduran diri caleg dari Partai NasDem, Ratu Ngadu Bonu Wulla usai terpilih pada Pemilu 2024. Padahal caleg petahana ini meraih suara terbanyak ketiga di daerah pemilihan (dapil) NTT II ini yakni 76.331 suara.

‘Kami, masyarakat Sumba yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Anda sebagai Caleg DPR RI dari Dapil 2 Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan tegas menyatakan bahwa penolakan terhadap keputusan pengunduran diri yang baru saja Anda umumkan yang tidak ada kejelasan. Kami merasa sangat kecewa atas langkah ini karena kami telah mengamanahkan suara kami kepada Anda untuk mewakili aspirasi kami di Senayan,” demikian bunyi petisi yang mengatasnamakan Rakyat Sumba pada 13 Maret 2024.

Selama menjabat anggota DPR RI periode 2019-2024, Ratu Wulla dianggap telah membuktikan kepemimpinan yang sangat baik dalam mengawal aspirasi masyarakat Sumba. Mereka mengakui dan menghargai dedikasi serta kerja keras Ratu Wulla dalam memberikan perhatian dan menjembatani kebutuhan masyarakat Sumba di tingkat nasional. “Sudah terbukti bahwa Anda memiliki rekam jejak yang luar biasa dalam mewujudkan perubahan positif bagi kami,” jelas petisi tersebut.

Mereka sangat percaya bahwa Ratu Wulla adalah sosok yang memiliki integritas, komitmen, dan keterampilan yang diperlukan untuk mewakili masyarakat Sumba dengan baik di DPR RI. Keputusan Ratu Wulla untuk mundur dari posisi caleg terpilih ini merupakan pukulan besar bagi mereka sebagai masyarakat yang berharap akan terus didengar dan diwakili di tingkat nasional.

Oleh karena itu, melalui petisi ini, mereka dengan tegas menolak pengunduran diri Ratu Wulla dan mendesaknya untuk mempertimbangkan kembali keputusan intu. “Kami memohon agar Anda memperpanjang masa jabatan Anda sebagai Caleg DPR RI dari Dapil 2 NTT, sehingga Anda dapat melanjutkan kiprah Anda dalam memperjuangkan kepentingan dan aspirasi kami di tingkat nasional. Terimalah dukungan dan kepercayaan kami, dan lanjutkan perjuangan Anda untuk kebaikan bersama,” pinta mereka.

Mundurnya Ratu Wulla–satu dari dua perempuan petahana DPR RI — memang membuat kaget publik.
Dengan hasil suaranya yang banyak, ia mengungguli perolehan suara mantan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang hanya mendapat 65.359 suara di dapil NTT II atau terpaut 10.972 suara. Pada surat suara Pileg 2024 untuk kursi DPR RI, Ratu Wulla berada dinomor urut 5 di Partai NasDem. Sementara Viktor Laiskodat ada di nomor urut 1.

Di dapil NTT II, posisi perolehan suara Ratu Wulan berada di bawah Caleg Partai Demokrat Anita Jacoba Gah yang mendulang 131.396 suara dan Melkiades Laka Lena dari Partai Golkar yang memperoleh 95.138 suara.

Dapil NTT II meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya memiliki jatah tujuh kursi di DPR RI.

Dan ketujuh caleg dapil NTT II yang dipastikan melenggang ke Senayan pada pemilu 2024 sesuai hasil rekapitulasi KPU Provinsi NTT adalah Anita Jacoba Gah dengan perolehan 131.396 suara (Partai Demokrat), Melkiades Laka Lena dengan perolehan 95.138 suara (Partai Golkar), Ratu Ngadu Bonu Wulla meraih 76.331 suara (Partai NasDem), Yohanis F Lema memperoleh 72.883 suara (PDIP), Gavriel Novanto memperoleh 58.176 suara (Partai Golkar), Esthon L Foenay memperoleh 43.115 suara (Partai Gerindra), dan Usman Husin meperoleh 29.886 suara (PKB).

Sosok Ratu Wulla
Perempuan kelahiran, Waikabubak, Sumba Barat, 12 Oktober 1979 ini pernah menjabat sebagai ketua tim penggerak PKK dan ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sumba Barat Daya pada periode 2013-2018. Posisi itu diperolehnya sebagai istri dari Bupati Sumba Barat kala itu, Marthen Dairo Talu.

Ratu Wulla menjadi anggota legislatif dan duduk di Senayan sejak 2019 lalu. Dan saat ini dia masih tercatat sebagai anggota komisi IX di DPR RI. Selain Ratu Wulla, perempuan lain dari Dapil NTT II di DPR periode 2019-2024 adalah Anita Jacoba Gah dari Partai Demokrat.

Dengan mundurnya Ratu Wulla sebagai caleg yang bakal lolos, membuat Viktor Laiskodat terbuka jalannya untuk melenggang ke Senayan. Merujuk pada Peraturan KPU nomor 6 tahun 2024 pasal 48 ayat 1 dan 5, Viktor Laiskodat berpontensi duduk di senayan sebagai pemilik urutan kedua perolehan suara di dapil NTT II dari Partai NasDem untuk menggantikan Ratu Wulla. (Fadjar)

Berita Terkait