Jelang Pilkada Solo, PDIP Rutin Komunikasi Lintas Partai

adilnews | 28 August 2024, 09:49 am | 102 views

Keterangan Foto: Ketua Tim Pemenangan Pilkada Solo DPC PDIP YF Sukasno (kiri) dan Ketua Partai Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno (kanan).

SOLO, ADILNEWS COM- Ketua Tim Pemenangan Pilkada PDI Perjuangan Kota Surakarta YF Sukasno, menjelaskan hingga kini rekomendasi Bacalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, dari DPP PDIP belum turun. 

Meski demikian, YF Sukasno menyambut antusias. Mengingat persoalan rekomendasi adalah wewenang dari DPP Partai Ketua Umum Megawati Sukarno Putri,  yang menurutnya di beri mandat sepenuh  nya oleh Kongres.

“Tapi pesan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi  Rudyatmo, harus terus Menjalin Komunikasi dengan Partai dan tokoh Masarakat kota solo itu, kami laksanakan,” Jelas YF Sukasno, Rabu (28/8/24).

Selain itu, Ketua Tim Pemenangan Pilkada 2024 dari partai berlambang moncong putih tersebut juga menyebut bahwa selama ini dirinya sudah menjalin komunkasi apik dengan beberapa partai.

“Contoh kemarin komunikasi dengan PKS, Mas Sugeng Riyanto, dengan Ketua DPD Golkar  Mbak Sekar Tanjung dan Pak Taufiqurahman. Kami bicara panjang lebar tentang membangun kota solo, termasuk kemarin kami juga komunikasi dengan Ketua DPC Partai Gerindra Mas Ardianto Kuswinarno.”

Dalam  komunikasi tersebut, YF Sukasno, membeberkan PDIP Solo tetap mengutamakan kepentingan Masyarakat Solo, untuk mencapai target.  

“Kami sampaikan kepada beliau para pimpinan partai politik. Bahwa PDI Perjuangan tetap  mengutamakan kepentingan Masarakat Solo, secara terencana, terprogram, target capaian yang jelas.”

“Kita juga ngobrol terkait pendidikan,  kesehatan, pangan ,papan, yang harus terwujud  dengan baik. Tidak sekedar datang bagi sembako di suruh nyoblos, setelah itu lima tahun kemudian baru datang lagi,” terangnya.

Mengingat hal itu, YF Sukasno mengungkapkan, mereka pemimpin partai tersebut sepakat dengan pemikiran PDI Perjuangan. Bahwa kepentingan Masarakat Kota Solo lebih di utamakan dari pada sekedar kepentingan kekuasaan.

Selain itu, dirinya menyebut bahwa selama ini PDIP Solo jika bertemu dengan elit maupun ketua partai politik Kota Solo, dilakukannya di tempat kuliner kearifan lokal Solo, warung ke warung.

“Komunikasi tidak harus formal, bisa juga informal sambil wedangan, dan komunikasi itu saling percaya bisa terbuka dan bisa tertutup. Seperti di jaman Ki Ageng Pemanahan mengajarkan, ono rembuk podo di rembuk. Ketok e Iyo neng ora, Ketok e ora neng Iyo”, ( Kalau bisa dibicarakan ya dibicarakan. Sepertinya iya, tapi tidak. Sepertinya tidak, tapi iya) Komunikasi ini akan terus kami lanjutkan,” tutup YF Sukasno. (Budi/ Solo)

Berita Terkait